"Crossfit" adalah olahraga kebugaran yang menggabungkan unsur angkat beban dan senam.
Dalam olahraga itu, ragam gerakan tidak banyak, tapi dilakukan berulang-ulang dengan intesitas tinggi.
Olahraga kebugaran yang pertama kali diperkenalkan oleh Greg Glassman pada pertengahan tahun 1990 di Santa Cruz, California, itu dikembangkan untuk melatih gerakan fungsional tubuh dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang singkat. Tujuannya untuk menguatkan tubuh.
Pendiri sekaligus pelatih crossfit dari komunitas CrossFit Equator, Brian Pandji, mengatakan "crossfit" lebih menekankan pada peningkatan kekuatan dan kebugaran tubuh, bukan keindahan bentuk tubuh.
Saat latihan, komunitas "crossfit" yang mulai aktif tahun 2011 itu meniadakan alat-alat olahraga yang umumnya digunakan di "gym" dan menggantinya dengan ban berukuran besar, tali tambang, tali senam dan lain-lain.
Mereka kebanyakan melakukan gerakan fungsional seperti "push-up", "sit-up", "pull-up", melempar, melompat, mendorong, dan menarik serta mengombinasikannya dengan angkat beban. Di CrossFit Equator, kebanyakan latihan dilakukan secara bersama dalam tim.
Brian mengatakan, tujuan utama kebanyakan anggota yang bergabung dengan komunitas crossfit adalah untuk menurunkan berat badan.
"Namun di sini kami lebih bertujuan untuk membakar lemak," katanya. (WDY)
Pewarta: Oleh Roberto Calvinantya Basuki: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.