Negara (Antara Bali) - Satu pemudik tewas, dan enam luka-luka, dalam kecelakaan lalu-lintas di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, yang masuk wilayah Kabupaten Jembrana.

Data di Instalasi Gawat Darurat (IRD) RSU Negara, Kamis, kecelakaan tersebut terjadi dari tanggal 18 hingga 23 juli, dan dimasukkan dalam buku khusus untuk pasien yang mengalami kecelakaan saat mudik lebaran.

Satu orang yang tewas adalah Agus Setiawan, asal Kabupaten Pacitan Jawa Timur, sementara Nurhayatik asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami luka serius sehingga harus menjalani rawat inap.

Sementara pasien lainnya, masing-masing Mutikah, Sulimah dan M. Ridwan, yang masih berumur 2 tahun, yang ketiganya berasal dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami luka ringan, sehingga diperbolehkan pulang.

Dua korban kecelakaan saat mudik lainnya, Karim Mansur dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dan Ahmad Ainul Qofar dari Malang, Jawa Timur, juga mengalami luka ringan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana, AKP Gede Sumadra Kerthiawan saat dikonfirmasi mengatakan, Agus Setiawan tidak bisa digolongkan sebagai korban kecelakaan mudik lebaran, karena saat kejadian arus mudik belum terjadi.

Menurutnya, dari pantauan serta pengamanan dari kepolisian, kendaraan pemudik mulai melintasi jalan raya di Jembrana, mulai tanggal 21 juli, sementara korban mengalami kecelakaan sehari sebelumnya.

Dalam uraian kejadian di Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana, kecelakaan yang menewaskan Agus terjadi di jalan raya yang masuk Desa Sumbersari, Kecamatan Melaya, pukul 03.00 wita dinihari.

"Korban meluncur dari arah Denpasar, pada situasi jalan datar beraspal baik, mendadak ia oleng ke kanan, sehingga tertabrak kendaraan tidak dikenal yang meluncur dari arah berlawanan," katanya.

Agus yang mengendarai sepeda motor Nopol DK7042QM, mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya, sehingga meninggal di RSU Negara.(GBI)


Pewarta: Oleh Gembong Ismadi
: Gembong Ismadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026