Gianyar (Antara Bali) - Ni Wayan Sangkrug (85), seorang nenek meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah,  Denpasar akibat luka bakar di sekujur tubuhnya lantaran rumahnya terbakar.

"Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Sabtu (24/7) malam pukul 11.30 wita. Kala itu sang nenek sedang tertidur lelap, sehingga tak tahu api berkobar melalap isi rumahnya," kata Kabag Binamitra Polres Gianyar Komisaris Polisi I Gde Sujana di Gianyar, Minggu.

Atas seizin Kapolres Gianyar AKBP I Ketut Suardana ia mengemukakan bahwa berdasarkan informasi terkini, kata Sujana, nenek tua itu meninggal dunia pada Minggu pagi setelah sebelumnya mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit Ari Santhi, Ubud, Kabupaten Gianyar.

Namun, kata dia, karena luka korban bakar yang dialami dinilai cukup parah, maka kemudian segera dirujuk di RSUP Sanglah yang berada di Denpasar.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, si nenek meninggal kala mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selain menelan korban jiwa, kebakaran rumah milik Ni Wayan Karbi (65) itu juga melalap peralatan elektronik hingga peralatan lainnya yang tersimpan di rumah itu.

Total kerugian secara keseluruhan sebesar Rp 25 Juta. Warga juga sempat melakukan pertolongan dengan memadamkan api, namun upaya itu sia-sia karena api berkobar begitu cepat, kata dia.

Sampai saat ini, kata Sujana, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab terjadi kebakaran di rumah keluarga yang sudah berusia tua tersebut.

"Karena itu kami belum mengetahui secara pasti apa penyebab rumah itu terbakar. Petugas dari Polres Gianyar sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut," ujar dia menegaskan.

Dia berharap agar polisi segera bisa mengungkap apa penyebab terjadinya kebakaran yang sampai menewaskan penghuninya tersebut. (*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026