"Kami akan mengambil langsung supaya lebih cepat tiba di Bali," kata Ketua KPU Kota Denpasar, I Gede Jhon Dharmawan, Jumat.
Nantinya KPU Kota Denpasar akan mengambil empat kardus yang berisi 4.000 surat suara. "Kami berangkatkan tiga petugas untuk mengambilnya di KPU Pusat," ujarnya.
Empat Kardus tersebut akan dibawa tanpa pengawalan. "Kami akan bawa sendiri, tanpa pengawalan, karena nanti akan diperiksa lagi sampai di Denpasar," kata John.
Dia menerangkan, sebelum petugas KPU Kota Denpasar berangkat ke Jakarta akan menghubungi dulu KPU Pusat."Paling lambat, surat itu sudah harus ada di Bali tanggal 13 April 2014," katanya.
Hal tersebut dikarenakan hanya ada jeda dua hari sampai 15 April untuk persiapan coblos ulang serta pelipatan surat suara tersebut.
Selain mengambil surat suara, pihaknya juga meminta formulir C-1 plano (untuk saksi), tinta dan segel, untuk formulir C sudah disiapkan KPU Denpasar.
Selain itu, direncanakan pada hari Sabtu (12/4) dibagikan formulir C-6 (undangan kepada para pemilih) untuk mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menyelenggarakan pencoblosan ulang di 11 lokasi di Kota Denpasar.
TPS pencoblosan ulang tersebut masih tetap di lokasi sebelumnya. "Untuk bilik dan kotak suara masih ada di TPS itu," ungkap Jhon.
Pihak KPU Kota Denpasar akan berkoordinasi dengan beberapa sekolah dasar di kawasan Desa Sesetan untuk meminjam lokasi yang sebelumnya dipergunakan untuk melakukan pencoblosan.
Sementara itu, terkait data di Bawaslu Provinsi Bali dengan banyak ada pencoblosan ulang khususnya di Kota Denpasar, Jhon mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan Panwaslu Kota Denpasar.
"Kami sudah rapat dengan Panwaslu, untuk Kota Denpasar sudah ditetapkan ada 11 TPS yang melakukan pencoblosan ulang dari sebelumnya 13 TPS," ujar Jhon. (WDY)
Pewarta: Oleh Wira SuryantalaEditor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.