"Bagi masyarakat kota Denpasar bisa mengecek namanya di portal digital www.kpu-denpasarkota.go.id jika merasa belum terdaftar sebagai pemilih tetap," kata Ketua KPU Denpasar I Gede Jhon Dharmawan, Jumat.
Masih ada kekurangan dalam portal tersebut seperti belum bisa mengecek dimana tempat pemungutan suara (TPS) bagi yang bersangkutan. "Kami akan lakukan penyempurnaan lagi untuk hal tesebut," ujarnya.
Jhon menerangkan, portal tersebut bisa melihat siapa-siapa saja calon anggota DPRD kota, provinsi, DPD, DPR, karena ada permintaan dari masyarakat supaya mereka mengetahui latar belakang dari calon anggtoa dewan yang tersedia.
"Masyarakat menginginkan dengan informasi tersebut supaya nantinya tidak memilih kucing dalam karung terkait dengan calon anggota dewannya," ujarnya.
Dalam portal tersebut juga ditampilkan profil KPU Denpasar, bank data yang berisi daftar calon sementara (DCS) daerah pilihan satu sampai empat, riwayat hidup DCS dan daftar calon tetap (DCT).
"Juga berisi berita terbaru dari kegiatan KPU Denpasar, agenda kegiatan, pengumuman, foto, dan situs terkait," ujar Jhon.
Peluncuran portal digital ini, lanjut Jhon, adalah salah satu upaya dalam menekan angka golput, karena target dari KPU Denpasar untuk pemilu legislatif ini adalah 80 persen masyarakat datang ke TPS.
"Jangan sampai rendah lagi seperti pemilu kepala daerah pada 2013 lalu, angka pemilih datang ke TPS di Kota Denpasar hanya 63 persen saja," ujarnya.
Selain portal digital KPU Denpasar juga menggunakan media jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter untuk bisa mensosialisasikan pemilu legislatif dan pemilu presiden.
"Karena pemilih pemula adalah segmen yang lumayan besar makanya kami menggunakan pendekatan melalui media digital dan jejaring sosial, karena pengguna media sosial yang paling besar adalah anak muda," kata Jhon. (LHS)
Pewarta: Oleh I Made Argawa: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.