Sebagian warga di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang tinggal dalam radius antara 10-20 kilometer dari gunung dengan ketinggian 1.731 meter di atas permukaan laut itu segera berlarian ke jalan raya dan tempat tinggi.
Mereka mencari tempat tinggi yang tidak terhalang bangunan maupun pepohonan, guna melihat ke arah utara, untuk memastikan apakah kembali terjadi letusan yang ditandai semburan lava pijar atau tidak. 

 Wartawan Antara melaporkan, bunyi gelegar hingga beberapa kali, mirip yang terdengar saat Gunung Kelud erupsi pada Kamis (13/2) malam itu, berlangsung sejak sekitar pukul 19.30 WIB, bertepatan saat konvoi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama rombongan meluncur dari Blitar ke arah Malang.
Warga yang heboh berhamburan keluar rumah itu seperti terjadi di Perumahan Pondok Delta, Kaweron, Kecamatan Talun. Warga berada di luar rumah sampai sekitar setengah jam guna memastikan apakah terjadi letusan susulan atau tidak. Selain terus mengarahkan pandangannya ke Gunung Kelud, sebagian sibuk menelepon ke sana ke mari, untuk mencari informasi.
"Bunyi gelegar hingga beberapa kali itu mirip seperti pada Kamis malam saat terjadi letusan. Alhamdulillah tidak terlihat adanya semburan lava pijar walau kilat petir terlihat berseliweran hingga langit tampak terang," ujar Jamil, warga Pondok Delta. (M038)
Pewarta: Oleh Tunggul Susilo: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.