Jakarta (Antara Bali) - Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat Dahlan Iskan mengaku duetnya dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD tidaklah salah.

Menurut Menteri BUMN itu, Mahfud MD dan dirinya menempati posisi dua teratas dalam survei intelektual yang diprakarsai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu.

"Ada 200 intelektual yang disurvei soal siapa yang mampu pimpin Indonesia. Hasilnya, ada 10 nama di situ, nomor satunya Pak Mahfud, nomor duanya saya. Kalau dari hasil itu, saya rasa nggak salah-salah amat," kata Dahlan dalam diskusi bersama Mahfud MD di Jakarta, Selasa.

Dahlan mengatakan meski namanya bersanding dengan Mahfud MD di survei itu, keduanya belum tentu juga bisa terpilih menjadi calon presiden dan calon wakil presiden.

"Kan belum tentu terpilih. Pak Mahfud belum tentu dapat partai. Saya juga belum menang konvensi. Walaupun rasanya ga salah-salah amat. Gimana takdirnya," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud MD juga mengungkapkan isyarat persetujuannya untuk dipinang Dahlan jika lolos dalam Pemilu Presiden 2014. (M038)



Pewarta: Oleh Ade Irma Junida
Editor : M. Irfan Ilmie

COPYRIGHT © ANTARA 2026