"Peredaran uang palsu yang kami hindarkan menjelang Pemilu 2014," kata Pimpinan Bank Indonesia Wilayah III Bali dan Nusa Tenggara, Benny Siswanto, di Denpasar, Kamis.
Bank Indonesia sendiri akan melakukan kerja sama dengan pihak kepolisian dalam rangka pencegahan peredaran uang palsu yang dikhawatirkan digunakan oleh oknum-oknum tertentu saat pesta demokrasi 2014.
Untuk mencegah hal tersebut pihak telah merancang strategi di antaranya melalui lembaga jasa pengiringan uang atau "Cash in Transfer" (CIT), melalui bank pelaksana dan Bank Indonesia. (DWA)
: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.