"Kami sepakat RAPBD ini segera dibuatkan perda APBD 2014 dalam sidang paripurna," kata Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tabanan, I Ketut Suryadi.
Ia menyebutkan APBD Kabupaten Tabanan 2014 terdiri dari pendapatan senilai Rp1.252.687.735.222, sedangkan belanja sebesar Rp1.257.456.525.222 sehingga ada defisit sekitar Rp4,72 miliar.
Untuk belanja, jelas Suryadi, di antaranya dilakosikan untuk penguatan modal UMKM senilai Rp200 juta, modal bergulir usaha pertanian Rp800 juta, dan penyertaan modal pemerintah pada Bank Pembangunan Daerah Bali sebesar Rp4 miliar.
Dalam sidang paripurna itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengemukakan bahwa rancangan APBD Tahun 2014 merupakan rancangan tahun keuangan daerah dalam membiayai seluruh program kegiatan pembangunan.
"Kami harapkan defisit sebesar Rp4,72 miliar dapat ditutup dari pembiayaan netto," kata putri sulung mantan Bupati Tabanan dua periode Adi Wiryatama itu.
Selain di BPD Bali, jelas Eka, APBD Kabupaten Tabanan untuk penyertaan modal di PT Jamkrinda Bali Mandara. (M038)
Pewarta: Oleh Suar Eka BuanaEditor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.