Sisanya menyusul pekerja dengan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 340,69 ribu orang atau 14,98 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan, pekerja dengan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) ke atas sebanyak 1.053,48 ribu atau 46,29 persen.
Dari seluruh pekerja di Bali sebanyak 2.273,90 ribu orang hingga Agustus 2013 terdiri atas 1.663,74 ribu (73,17 persen) bekerja 36 jam lebih per minggu (bekerja penuh) dan 610,15 ribu orang (26,83 persen) bekerja tidak penuh kurang dari 35 jam/minggu.
Gede Suarsa menambahkan, Bali sebagai daerah tujuan wisata menjadi motor penggerak perekonomian yang mampu menyediakan peluang kerja yang menjanjikan bagi penduduk setempat maupun luar Bali.
"Meningkatnya jumlah penduduk Bali tidak bisa lepas dari kenyataan semakin banyaknya pendatang dari luar Bali yang mencoba mengadu nasib di Bali yang pada gilirannya membawa persoalan sosial ekonomi tersendiri, salah satunya masalah ketenagakerjaan," ujar Gede Suarsa.
Hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) Agustus 2013 menunjukkan keadaan ketenagakerjaan di Bali tergolong cukup baik, terlihat dari tingginya jumlah penduduk yang bekerja serta menurunnya tingkat pengangguran. (LHS)
Pewarta: Oleh IK Sutika: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.