Bangli, Bali (ANTARA) - Sebanyak 40 pejabat administrator Pemerintah Provinsi Bali mempelajari inovasi pelayanan publik di Pemerintah Kabupaten Bangli untuk menjadi referensi pengembangan layanan di unit kerja masing-masing.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra di Bangli, Senin, mengatakan peserta mempelajari praktik pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangli.

"Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi, berdiskusi secara interaktif, dan membawa pulang gagasan perubahan yang bermanfaat bagi unit kerja masing-masing," katanya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Provinsi Bali Tahun 2026.

Sebanyak 46 orang mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas 40 pejabat administrator, dua widyaiswara pendamping, dan empat panitia.

Peserta mempelajari strategi kepemimpinan serta praktik pelayanan publik yang diterapkan di dua organisasi perangkat daerah tersebut untuk dapat diadaptasi sesuai kebutuhan unit kerja masing-masing.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Provinsi Bali Komang Nopariawan mengatakan studi lapangan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi pejabat administrator melalui pengalaman praktik secara langsung.

"Ilmu bisa ditingkatkan melalui membaca dan mendengar, namun keterampilan menguat jika dialami langsung melalui praktik lapangan," katanya.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026