"Namun dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, nilai devisa dari ekspor itu merosot 10,43 persen dari 45,08 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa, di Denpasar, Senin.
Ia menyebutkan, ekspor berbagai jenis mata dagangan dari Bali itu terutama ditopang hasil industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang menembus pasaran Amerika Serikat dan menyerap sebesar 19,67 persen.
Sisanya diserap oleh pasaran Singapura 12,30 persen, Jepang 10,99 persen, Australia 9,20 persen, dan Thailand 4,13 persen, serta 43,71 persen diserap oleh pasaran negara lainnya. (M038)
Pewarta: Oleh IK Sutika: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.