"Forum itu harus bisa memberikan manfaat berupa jaminan bagi dunia usaha nasional," katanya di Denpasar, Selasa.
Ia menganggap percuma pertemuan-pertemuan mulai dari tingkat pejabat senior, menteri, hingga kepala negara, kalau tidak menghasilkan keputusan yang berpihak kepada pengusaha nasional.
"Indonesia membutuhkan dukungan negara-negara anggota APEC, tidak hanya menyetujui kemauan negara-negara maju. Oleh karena itu, KTT ini harus digiring pada kepentingan nasional," ujarnya.
Sebagai tuan rumah, lanjut dia, Indonesia harus bisa meyakinkan anggota-anggota APEC, baik negara berkembang maupun negara maju, untuk mendukung kepentingan nasional.
"Jika ini terwujud maka perekonomian dunia akan stabil dan Indonesia sebagai tuan rumah dapat mengikuti jejak negara maju lainnya. Saya berharap sesama anggota Apec membentuk komitmen yang bagus dan bermaanfaat untuk semua," ujarnya.
Juwono menyadari kesepakatan APEC tidak terlalu mengikat. Berbeda dengan kesepakatan yang dibuat oleh negara-negara anggota ASEAN yang mengikat. (*/ADT)
Pewarta: Oleh I Made Surya WirantaraUploader : I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.