"Bali sebagai daerah tujuan wisata internasional harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada turis dan masyarakat," kata Ir Agung Mulyana, selaku staf ahli Menteri Dalam Negeri pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Bali 2011 yang melibatkan bupati/walikota dan instansi terkait setempat di Denpasar, Kamis.
Ia menekankan agar pelaksanaan Pilkada secara serentak pada 4 Mei 2010 tidak sampai mengganggu kamtibmas yang selama dapat terus kondusif.
Lima dari sembilan kabupaten kota di Bali yang melaksanakan Pilkada secara serentak itu adalah Kabupaten Karangasem, Bangli, Badung, Tabanan dan Kota Denpasar.
Agung Mulyana berharap tahapan Pilkada dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga mendukung keinginan memilih pemimpin yang sesuai aspirasi masyarakat.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menjelaskan, berbagai upaya dilakukan untuk memantapkan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan harapan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap wisatawan maupun masyarakat setempat.
Upaya tersebut antara lain pembekalan fungsi jaring deteksi dini dan pemasangan sistem peringatan dini tsunami (TEWS).
"Kami menaruh perhatian yang serius dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban berstandar internasional, dengan harapan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua pihak," harap Gubernur Pastika.
Hal lain yang tidak kalah penting melakukan patroli wilayah dan melaksanakan diklat intelejen bagi aparat daerah, ujarnya.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.