"Kapal mengalami robek pada bagian lambung setelah menabrak karang karena air masuk akhirnya kandas," kata Direktor Polisi Perairan Polda Kepri Kombes Pol Muhammad Yassin di Batam, Kamis.
Ia mengatakan kapal dengan empat kru termasuk seorang nahkoda tersebut memiliki panjang sekitar 17,5 meter, lebar 4,5 meter, sehingga sanggup mengangkut barang dengan jumlah besar.
Kapal yang diduga membawa barang-barang elektronik tersebut tenggelam pada Rabu sekitar pukul 22.00 WIB diduga saat kejadian air tengah surut sementara muatannya banyak.
"Karena kelebihan muatan, akhirnya diperairan Sekupang Batam, kapal menabrak karang dan akhirnya kandas," kata dia.
Yassin mengatakan, saat ini tengah dilakukan evakuasi terhadap bangkai kapal tersebut ke markas Polair di Sekupang.
Yassin tidak memberikan keterangan lebih lanjut terhadap muatan kapal dan keberadaan anak buah kapal."Anggota masih melakukan evakuasi di lapangan," kata dia.
Seorang pengemudi pancung (prahu motor tempel kecil) yang biasa beroperasi di perairan Sekupang mengatakan kecelakaan kapal di wilayah perairan tersebut sudah sering terjadi.
"Perairannya memang relatif dangkal. Kalau tidaj hati-hati dan terlalu ketepi bisa nyangkut karang," kata Yunus.
Ia mengatakan, sebelumnya sebuah kapal kargo bermuatan petikemas juga kandas di perairan tersebut. (*/DWA)
Pewarta: Oleh Larno: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.