Badung (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung, Bali mengoptimalkan seluruh program kerja yang berjalan di pemerintahan desa agar berjalan linier dengan kebijakan Bupati Badung.

“Langkah ini diambil guna mengintegrasikan potensi ekonomi lokal agar selaras dengan visi mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Mangupura, Senin.

Ia mengatakan desa harus bergerak kreatif mengoptimalkan BUMDes, UMKM, ekonomi kreatif, serta desa wisata agar masyarakat setempat menjadi motor penggerak ekonomi, bukan sekadar penonton.

Menurut dia desa harus menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan dan bukan sekadar menjadi penonton pertumbuhan pariwisata.

Hal itu penting dilakukan karena pembangunan ekonomi daerah yang berakar pada sektor pariwisata dinilai tidak boleh meminggirkan peran masyarakat di tingkat akar rumput.

“Kami ingin masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton dari pertumbuhan pariwisata, tetapi menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat dari perkembangan ekonomi daerah,” kata dia.

Bupati Adi Arnawa menjelaskan pihaknya memerintahkan agar seluruh aspirasi kepala desa dapat segera diinventarisasi agar pemerintah daerah dan desa bisa melakukan penanganan cepat secara lintas kewenangan.

Pemkab Badung juga menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Desa yang diikuti seluruh Camat dan Perbekel se-Badung guna menyelaraskan arah pembangunan.

Kepala DPMD Badung Komang Budi Argawa mengungkapkan pada tahun ini fokus program prioritas desa diarahkan pada bimbingan belajar Bahasa Inggris untuk peningkatan SDM.

“Kami juga memiliki program prioritas untuk meningkatkan kesiapsiagaan penanganan bencana, pengelolaan sampah terpadu, serta pembangunan infrastruktur pedesaan,” ungkap dia.



Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026