"Pusat gempa pada kedalaman 36 km berada di laut. Pusat gempa 149 km tenggara Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat atau 164 km barat daya Muko-Muko, Bengkulu atau 184 km barat daya Sungai Penuh, Jambi. Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan elektronik di Jakarta, Sabtu.
Ia mengatakan, berdasarkan peta guncangan gempa US Geological Survey (USGS), intensitas gempa di Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan, yang berjarak 30 km dari pusat gempa dirasakan kuat.
"Penduduk Desa Sinaka 2.095 jiwa dan menyebar. Di Desa Bulasat, Kecamatan Pagai Selatan berjarak 30 km barat laut dari pusat gempa dirasakan sedang hingga kuat dan 2.017 penduduk Desa Bulasat menyebar, " katanya.
Sutopo mengemukakan, dampak gempa di Sikakap, Kepulauan Mentawai dan Pagai Utara dirasakan lemah, sedangkan di Padang dan Pesisir Selatan gempa dirasakan sangat lemah.
Sementara itu, tambah Sutopo, dampak gempa di Muko-Muko dan Bengkulu Utara dirasakan cukup keras selama 10-15 detik.
"Warga keluar rumah, tetapi tidak menimbulkan kerusakan. BPBD Mentawai masih melakukan pengecekan di Kecamatan Pagai Selatan. Pagai Selatan adalah salah satu pulau dari Kepulauan Mentawai. Posko BNPB terus melakukan pemantauan dan akan dilaporkan jika ada perkembangan," ujar Sutopo.(WRA)
Pewarta: Oleh Sella Panduarsa Gareta: I Gede Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.