"Lima orang korban sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang," kata Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kota Denpasar, AKP Ida Bagus Made Sarjana di Denpasar, Sabtu.
Informasi dari sejumlah warga di Pantai Sanur menyebutkan "speed boat" tersebut berangkat sekitar pukul 09.00 Wita. Namun baru sekitar 50 meter dari bibir pantai, bagian belakang kapal tersebut tiba-tiba mengeluarkan api.
Seluruh penumpang tampak panik dan beberapa di antara mereka menceburkan diri ke laut. Sarjana menjelaskan bahwa beberapa korban yang mengalami luka sebagian besar duduk di kursi paling belakang, asal mula api yang membakar kapal cepat itu.
Satu korban bernama Ketut Arti (29) mengalami luka bakar pada bagian kaki dan tangan sementara korban lain yakni Kadek Putra (44), Komang Sudarsana (34), dan Made Ariawan (38) yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar hanya menderita luka ringan.
Sedangkan satu orang korban diketahui wisawatan mancanegara dari Prancis bernama Monched dilarikan ke rumah sakit BIMC Kuta.
Aparat kepolisian kini masih menyelidiki kasus itu dengan memeriksa nahkoda kapal di Polsek Denpasar Selatan. (DWA)
Pewarta: Oleh Dewa Wiguna: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.