"Sampai saat ini pemkab belum memperoleh kepastian dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, untuk rekrutmen CPNS. Kalau ada orang yang berjanji bisa memasukkan seseorang untuk menjadi CPNS, itu jelas bohong," katanya.
Ia mengaku, selalu pimpinan daerah merasa perlu untuk menyampaikan hal ini, karena mendapatkan informasi ada oknum yang menjamin seseorang menjadi CPNS dengan syarat menyerahkan sejumlah uang.
"Masyarakat jangan sampai terhasut, dan saya ingatkan pegawai pemkab harus memberikan penjelasan yang benar kepada masyarakat, jangan ikut-ikutan jadi calo CPNS," ujar Artha di depan ribuan pegawai Pemkab Jembrana yang menjadi peserta upacara.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.