Tabanan (ANTARA) - Jelang Hari Raya Nyepi, Pemkab Tabanan menggelar acara puncak Festival Ogoh-Ogoh Singasana III pada Minggu (15/3).
Bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Sebanyak 64 ogoh-ogoh dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan puncak festival.
"Tahun ini, festival diikuti oleh 64 ogoh-ogoh dari seluruh Kecamatan yang sebelumnya telah melalui proses seleksi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga Kabupaten, " kata Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya.
Ia menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan juga menjadi wadah pembinaan seni, pelestarian budaya, serta sarana mempererat kebersamaan antar Sekaa Teruna se-Kabupaten Tabanan.
Pemerintah hadir di tengah masyarakat mengajak semua elemen untuk sama-sama melestarikan adat, agama dan dan seni budaya yang sesuai dengan visi misi yang telah ditetapkan.
"Astungkara hari ini kita bisa menyelenggarakan Festival Ogoh-Ogoh Singasana yang ketiga ini betul-betul penuh dengan semangat serta antusiasme yang hadir dari 10 Kecamatan di Kabupaten Tabanan,” ujar Sanjaya.
Gede Sanjaya juga turut mengapresiasi karya ogoh-ogoh seluruh pemuda yang dinilainya semakin berkembang dari tahun ke tahun.
Untuk itu, ia berharap festival ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan menjelang Hari Raya Nyepi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas serta memperkuat nilai kebersamaan.
"Berkat festival inilah tumbuh kreatifitas bukan hanya mengarak ogoh-ogoh, tapi bagaimana menumbuhkan konsep kebersamaan dan bahkan sudah masuk teknologi di dalam pembuatan ogoh-ogoh ini hingga bisa bergerak. Dengan adanya teknologi di situ artinya kecerdasan anak-anak muda di Kabupaten Tabanan sudah tidak main-main lagi," pungkasnya.
Pewarta: Pande YudhaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026