Bangli, Bali (ANTARA) -

Kantor Inspektorat Kabupaten Bangli, Bali, memperketat pengawasan proyek infrastruktur pemerintah untuk mendukung transparansi, akuntabilitas dan mencegah praktik korupsi.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan infrastruktur memberikan manfaat optimal kepada masyarakat,” kata Kepala Inspektur Kabupaten Bangli Jro Penyarikan Widata di sela-sela rapat terkait pelaksanaan probity audit di Bangli, Bali, Jumat.

Ia menjelaskan pengetatan pengawasan itu dilakukan melalui probity audit yakni mekanisme pengawasan independen agar proses pengadaan barang dan jasa dilandasi kejujuran dan integritas serta sesuai tata kelola pemerintahan yang baik.

Adapun audit itu difokuskan pada sejumlah pembangunan gedung dan jalan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim).

Melalui probity audit akan diteliti berbagai aspek krusial dalam perencanaan dan persiapan proyek seperti kesesuaian perencanaan teknis proyek yang telah mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kondisi lingkungan, serta standar teknis yang berlaku.

Kemudian, ketepatan penyusunan anggaran dan spesifikasi proyek dengan menguji validitas dan akurasi anggaran yang diajukan, serta memastikan spesifikasi proyek untuk menghindari potensi penyimpangan.

Selanjutnya, kepatuhan regulasi termasuk Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Terakhir adalah mengidentifikasi potensi risiko yang dapat menghambat kelancaran proyek atau membuka celah terjadinya praktik korupsi.

Inspektorat Daerah Kabupaten Bangli berharap audit dapat menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dan transparan, serta mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat kepada masyarakat di kabupaten berhawa sejuk itu.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Inspektorat Daerah dalam pelaksanaan probity audit, dengan memberikan data serta informasi yang dibutuhkan oleh tim audit.

"Kami berharap dengan adanya audit ini pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Bangli akan semakin berkualitas dan akuntabel,” ucapnya.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026