Gubernur mengatakan ratusan pulau di Kepri masih sulit dijangkau karena keterbatasan pelayaran dan penerbangan.
"Padahal potensi wisata bahari di provinsi yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Vietnam dan Thailand itu menawarkan keindahan pulau, pantai dan bawah laut yang indah,"ujarnya.
Kabupaten Lingga contohnya, kata Gubernur, akses menuju kabupaten yang berbatasan dengan Jambi itu masih sulit dan terbatas, baru bisa melalui pelayaran selama empat hingga lima jam dari Tanjungpinang atau Batam.
Lingga memiliki pulau-pulau berpasir putih yang cantik. Lautnya juga menyimpan banyak ikan yang kerap dijadikan arena wisata memancing. Selain itu, sejarah Lingga sebagai pusat Kerajaan Melayu Lingga yang menghubungkan Kepri dengan Singapura dan Johor Malaysia. "Seharusnya sejarah Lingga bisa dijadikan potensi wisata," kata Gubernur menambahkan.
Hal yang sama juga terjadi pada pengembangan wisata di Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki banyak pulau-pulau berbatu putih. Kabupaten yang baru terbentuk itu juga menyimpan kekayaan bawah laut yang bisa menandingi Raja Ampat. "Anambas itu cantik sekali, sayang belum ada penerbangan rutin ke sana," ujarnya.(LHS)
Pewarta: Oleh Jannatun Naim: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.