Tabanan (Antara Bali) - Jalan penghubung Desa Subamia dan Desa Riang Gede, Kabupaten Tabanan, sepanjang 3 kilometer rusak akibat gorong-gorong di bawahnya jebol sejak empat bulan lalu.

"Karena dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan, warga menanam pohon pisang di tengah jalan," kata Kepala Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Dewa Putu Arya, Minggu.

Pihaknya sudah melaporkan kerusakan jalan penghubung desa tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

"Beberapa kali petugas PU (Dinas Pekerjaan Umum) memeriksa jalan itu, tapi sampai sekarang tidak kunjung ada perbaikan," kata Putu Arya.

Selama jalan tersebut ditutup, warga yang hendak menuju Penebel harus memutar sejauh 5 kilometer. "Saat ini desa kami sering diguyur hujan. Kalau tidak ditutup, kami khawatir pengguna jalan akan terperosok," katanya.

Putu Arya berharap pemerintah segera menangani kerusakan jalan tersebut agar aktivitas ekonomi masyarakat di dua desa itu tidak terus terganggu. (EKA/M038)


Pewarta: Oleh Suar Eka Buana
: M. Irfan Ilmie

COPYRIGHT © ANTARA 2026