"Petugas sensus pertanian yang sebelumnya dilatih secara khusus itu diambil dari lingkungan desa masing-masing sehingga mengetahui secara pasti kondisi wilayah tersebut," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa, di Denpasar, Rabu.
Menurut dia, sensus pertanian yang bertujuan untuk mengumpulkan data petani, potensi pertanian, dan usaha-usaha pertanian yang dapat dikembangkan itu diharapkan rampung dalam sebulan.
Kegiatan yang menjangkau seluruh perdesaan dan perkotaan di kabupaten dan kota itu mendapat dukungan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp12 miliar.
"Penggunaan dana tersebut diarahkan untuk berbagai kegiatan dalam menyukseskan sensus pertanian, termasuk honor bagi 13.380 petugas yang melakukan pendataan kepada keluarga petani di daerah ini. (*/M038)
Pewarta: Oleh IK Sutika : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.