Badung (ANTARA) - Maskapai Indonesia AirAsia ikut membantu pemerintah menggaet kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui ajang lari AirAsia RedRun.

Direktur Utama Indonesia AirAsia Veranita Yosephine di Kabupaten Badung, Jumat menyebut, 5 ribu lebih peserta yang terdaftar berasal dari 40 negara.

“Yang kami catat peserta dari 33 provinsi dan mancanegara dari 40 warga negara, luar biasa saya banyak dapat pesan dari rekanan mereka berbondong-bondong datang dari Kuala Lumpur, Singapura, Australia, dan Bangkok,” kata dia.

Pemilihan Bali sebagai lokasi ajang lari dinilai berpengaruh terhadap banyaknya peserta yang datang, ditambah, maskapai juga memberikan promo-promo penerbangan bagi peserta.

“Kami kaitkan dengan promo kami jadi promosi diskon agresif bahkan ada kursi gratis dari Kuala Lumpur dan Singapura, tiket ke Australia ada yang Rp60 ribu jadi ini fasilitasi bagi banyaknya peserta mancanegara,” ujar Veranita.

Baca juga: AirAsia buka rute Denpasar-Darwin

Pada ajang lari ini, Indonesia AirAsia ingin mendukung pariwisata dari sisi sport tourism, sehingga setelah Bali, tidak menutup kemungkinan mereka akan menggelar ajang serupa di daerah pariwisata lain seperti Labuan Bajo, Lombok, dan Toba.

Di Pulau Dewata sendiri sebagai pembuka, AirAsia RedRun hadir di kawasan pariwisata Nusa Dua, dimana para peserta baik kategori 21K, 10K, dan 5K akan menikmati keindahan wisata dibalut suasana budaya setempat pada Minggu, 18 Mei 2025 nanti.

Ini adalah strategi maskapai mengembalikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia setelah COVID-19 lalu.

Veranita melihat ada peluang dari kolaborasi menggandeng komunitas seperti komunitas lari di tengah maraknya ajang lari di dunia.

Ia menyebut dari target kunjungan wisman oleh pemerintah yaitu 16 juta kunjungan, pihaknya sendiri telah menerbangkan 4,5 juta penumpang domestik dan 1,5 juta mancanegara.

Sehingga, ajang lari ini diharapkan mampu semakin mendorong wisatawan masuk Indonesia khususnya Bali.

Baca juga: AirAsia terpilih sebagai penerbangan berbiaya hemat terbaik versi Skytrax

“Berdasarkan data Kemenparekraf, rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara mencapai 1.444 dolar AS per kunjungan, sementara wisatawan domestik menghabiskan sekitar Rp2,73 juta per perjalanan, dengan demikian RedRun diperkirakan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal selama akhir pekan pelaksanaannya,” ujarnya.

Salah satu peserta bernama Bella Dowanna (22) yang merupakan aktris berkebangsaan Malaysia mengaku sengaja datang untuk mengikuti ajang lari perdananya di Indonesia.

“Saya baru sampai Indonesia tadi pagi, lari di Indonesia pertama kali kategori 21K,” ucapnya.

Selain perdana berlari di kawasan Nusa Dua, Bella mengaku ini lari dengan jarak terpanjang, sehingga sudah berlatih terlebih dahulu dan jelang kegiatan akan fokus bersantai di Bali.

“Sebelumnya pernah di Sidney 14K, tapi untuk half marathon ini pertama kali, persiapan ya aku ada lari-lari latihan di Kuala Lumpur,” kata dia kepada media.



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Adi Lazuardi

COPYRIGHT © ANTARA 2026