"Pameran ini adalah pameran perajin binaan Yayasan Batik Indonesia dari Jabar, Jatim, Yogyakarta dan Papua," kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Euis Saedah di Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Selasa.
Menurut dia, pameran batik ini diikuti oleh sekitar 44 perajin batik yang berkualitas dan bersertifikasi.
"Batik Mark merupakan legalitas keaslian batik asli Indonesia. Batik Mark sebagai pembeda dari produk-produk bukan batik atau bahan bermotif batik yang banyak beredar di pasar," ujarnya.
Selain menawarkan kain batik, baju batik, dan produk batik lainnya, pameran ini pun menyuguhkan perunjukkan berupa peragaan busana batik, demo membatik dan seminar. (IGT)
: I Gusti Ketut Agung Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.