Denpasar (Antara Bali) - Mantan Gubernur Bali Prof Dr dr Ida Bagus Oka meninggal dunia pada Minggu (7/3) sekitar pukul 23:55 Wita dalam usia 75 tahun di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar.

Ida Bagus Budi Utama, anak almarhum Ida Bagus Oka di rumah duka Jalan Turi No.38 Denpasar, Senin mengatakan, ayahnya sudah sejak lama menderita penyakit komplikasi jantung dan stroke.

"Aji (bapak) tadi malam tiba-tiba kambuh sakitnya, dan kami melarikan ke Unit Rawat Darurat RSUP Sanglah, namun beberapa menit kemudian Aji mengembuskan napas terakhir," ucapnya.

Ia mengatakan, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Ida Bagus Oka yang juga Mantan Menteri Negara Kependudukan dan Kepala BKKBN pada era pemerintahan Orde Baru itu.

Menurut IB Budi Utama, pihak keluarga besar Geriya Bindu sudah meminta petunjuk rohaniawan Hindu terkait Palebon (kremasi jenazah) almarhum.

"Setelah kami meminta petunjuk Ida Pedanda (rohaniawan Hindu) untuk penetapan hari baik pelaksanaan Palebon, diperoleh petunjuk pelaksanaannya dilakukan 9 April 2010," katanya.

Alamarhum meninggalkan istri Ida Ayu Asiawati Oka dan tujuh anak serta 16 orang cucu.

Semasa hidupnya Ida Bagus Oka sempat menjadi Rektor Universitas Udayana dan menjabat Gubernur Bali periode 1988-1993. 

IB Oka yang diduga terlibat kasus korupsi sebesar Rp2,3 miliar atas dana milik Yayasan Bali Dwipa (YBD)-KONI Bali, pada 2001 sempat menjalani penahanan dalam beberapa lama di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Denpasar.

Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Denpasar yang mengadili kasus tersebut menjatuhkan vonis setahun penjara untuk IB Oka, namun di tingkat banding yang bersangkutan dinyatakan bebas murni.(*)


   




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026