Ketua Panitia Wali Kota Cup PD Wayan Sudirta di Denpasar, Jumat mengatakan, kegiatan ini dalam upaya menjaring bibit atlet pesilat baru untuk persiapan ajang kegiatan di tingkat daerah maupun nasional.
"Kegiatan ini sebagai tolak ukur para atlet dalam menyerap ilmu dan teknik PD serta melatih mental, disiplin, sportifitas dan kebersamaan di kalangan keluarga PD Kota Denpasar," katanya di sela-sela pertandingan itu.
Ia mengatakan, kejuaraan ini juga dalam upaya ikut serta melestarikan budaya bangsa dibidang seni pencak silat.
"Pesilat PD melibatkan 456 pesilat yang diikuti anak ranting dan unit se-Kota Denpasar, terdiri atas pesilat putra dan putri serta didampingi oleh ofisial dan manajer," katanya.
Sudirta menjelaskan, kejuaraan kali ini mempertandingkan nomor laga teknik PD, yaitu serang hindar dan kerapian teknik beregu.
Dalam pertandingan ini, lanjut dia, dibedakan menjadi tiga regu, yaitu usia dini, remaja dan dewasa.
"Kami berharap melalui kejuaraan ini dapat menjaring pesilat-pesilat potensial yang nantinya dapat memperkuat Kota Denpasar di event nasional maupun internasional," katanya.
Ketua PD Provinsi Bal, I Ketut Bakta dalam sambutannya mengatakan, kejuaran silat merupakan sebuah momentum yang dapat dipergunakan sebagai salah satu tolok ukur suatu keberhasilan di dalam menerima pelatihan pencak silat.
Dikatakannya, kejuaraan seperti ini sangat dirindukan oleh setiap insan pesilat perisai diri untuk dapat mengukur kemampuannya.
"Pencak silat tanpa adanya kejuaraan seperti ini bagaikan sayur tanpa garam. Selain menjadi ajang untuk meraih prestasi juga diharapkan dapat memupuk rasa persaudaraan dan meningkatkan rasa sportifitas," kata Bakta.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.