"Nasib korban lumpur sampai sekarang masih banyak yang belum tertangani. Melalui lukisan ini, saya ingin mengetuk hati pemerintah agar lebih peduli dan semakin serius menanganinya," ujar Holis.
Pelukis yang pernah melukis di atas tanggul lumpur di Porong tersebut, melukiskan wajah gubernur yang berbeda dari sebenarnya. Jika biasanya Soekarwo hanya memiliki rambut biasa dan berkaca mata putih, namun kali ini digambarkan berambut gondrong dan berkaca mata hitam.
Holis menggambarkannya di atas kain kanvas putih berukuran 90x90 centimeter. Ia juga sengaja datang mengenakan pakaian serba putih sebagai bentuk keprihatinannya terhadap penanganan korban lumpur. "Tentu saja kami sangat prihatin dengan kondisi sekarang ini. Di lapangan, banyak warga korban lumpur yang tak tahu lagi harus kemana. Semoga pemerintah dan pihak yang berwenang segera membantunya," kata dia.
Bagi Holis, Gubernur Jawa Timur harus menjadi pelindung dan menyejahterakan rakyatnya, tidak terkecuali korban Lumpur Lapindo. (LHS)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.