"Oleh karena itu kami berharap Pemerintah Provinsi Bali segera melakukan insiatif untuk melobi pusat sehingga pasokan buah impor kembali normal, sebab menjelang hari raya keagamaan kebutuhannya sangat tinggi," kata Gede Suardana, selaku pemilik Apple Mart, di Denpasar, Minggu.
Menurut dia, peran aktif pemprov sangat diperlukan agar tak terjadi lagi kelangkaan buah, seperti menjelang Hari Raya Galungan, Rabu (27/3).
Kelangkaan buah tersebut terjadi hampir di seluruh pasar tradisional, toko hingga pusat perbelanjaan yang ada di Pulau Dewata.
Akibatnya harga buah di pasaran menjadi naik secara tidak wajar sehingga melonjak mencapai 200 persen dari kondisi normalnya.
Sebelumnya Operation Manager Tiara Dewata Novie Setyo Utomo mengatakan, menjelang Hari Galungan sejumlah jenis buah-buahan yang biasa digunakan untuk persembahyangan menjadi kurang pasokannya akibat pembatasan produk impor. Kondisi tersebut yang mengalami kerugian adalah para konsumen karena dibebani harga yang tinggi. (IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.