"Saya hanya mendoakan mudah-mudahan KLB berjalan lancar, sukses, dan hasilnya luar biasa," katanya saat ditemui wartawan di sebuah rumah makan di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu.
Menurut dia, keberadaannya di Pulau Dewata tidak ada hubungannya dengan perhelatan kongres yang tengah ramai dihadiri seluruh kader Demokrat dari seluruh Indonesia.
Anas enggan berkomentar lebih jauh terkait KLB yang dijadwalkan memilih ketua umum menggantikan dirinya setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terseret kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.
"Tidak ada omongan KLB, di sini hanya kuliner semua," katanya.
Iapun enggan berkomentar dan hanya melempar senyum ketika ditanya apakah mendukung ketua umum nanti yang terpilih termasuk mantan atasannya di partai, Susilo Bambang Yudhoyono. (DWA)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.