"Kami akan menyiapkan kader untuk memenuhi kuota 30 persen sebagaimana diamanatkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum)," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Pira Provinsi Bali Ni Made Rusmiati di Denpasar, Selasa.
Ia menilai kuota tersebut tidak seimbang dibandingkan dengan keterwakilan kaum pria di legislatif.
"Kalau berbicara keadilan dalam kancah politk, perjuangan kaum perempuan sama juga kuatnya. Kita lihat pergerakan politik dari zaman penjajahan hingga kemerdekaan diraih, keberadaan perempuan juga ikut memberi andil yang cukup besar," katanya.
Menurut dia, idealnya untuk porsi kaum perempuan adalah 50 persen. Namun untuk mencapai persentase yang sama, maka kaum perempuan harus berjuang dalam segala bidang sehingga mendapatkan porsi yang sama dalam pencalonan anggota legislatif, baik di daerah maupun pusat. (LHS/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.