"Prinsipnya kami semua mendukung program JKBM karena program tersebut sangat prorakyat," katanya di sela-sela acara "simakrama" atau temu wicara bersama masyarakat di Denpasar, Sabtu.
Ia tak sependapat dengan sikap partainya yang mengklaim program yang dijalankan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
"Waktu Pak Mangku Pastika maju menjadi Calon Gubernur Bali pada Pilkada tahun 2008, PDIP lah yang mengusung berpasangan dengan Anak Agung Ngurah Puspayoga. Saat itu yang menjadi jargon kampanyenya adalah JKBM," kata Ketua Komisi I DPRD Bali itu.
Namun yang perlu diingat, lanjut Arjaya, Pastika dilantik menjadi Gubernur Bali periode 2008-2013, maka Pastika bukan lagi milik PDIP, melainkan sudah menjadi milik rakyat Bali.
Saat ini ketika Pastika tidak lagi mencalonkan diri sebagai gubernur melalui PDIP, timbul klaim tentang program sosial yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (*/M038)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.