"Pariwisata bahari yang merupakan salah satu potensi unggulan di Kota Ambon belum terjamah dan dikelola dengan baik sehingga masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Indonesia," katanya saat membuka seminar sehari pengelolaan pariwisata bahari, di Ambon, Rabu.
Karakteristik wilayah Maluku sebagai daerah kepulauan merupakan kelebihan yang harus ditonjolkan kepada pelaku usaha maupun wisatawan. "Karakteristik tersebut, dari aspek bahari perlu dimanfaatkan untuk memberdayakan masyarakat melalui kerja sama dengan berbagai pihak," katanya.
Richard mengatakan, walaupun belum dikelola baik, Ambon sebagai kota jasa dan pusat kegiatan nasional telah memiliki infastruktur yang cukup lengkap untuk mendorong perkembangan pariwisata bahari.
"Infrastruktur pendukung seperti hotel dan restoran telah memberikan kontribusi yang besar pada struktur ekonomi Ambon," katanya.
Sektor perdagangan, hotel dan restoran memberikan kontribusi 24,13 persen, sedangkan sektor jasa 27,24 persen bagi pendapatan domestik regional bruto Kota Ambon pada 2012. (*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.