Denpasar (Antara Bali) - Federasi Serikat Pekerja Pariwisata menilai dominasi tenaga kerja asing pada lapangan pekerjaan sektor hotel dan sejenisnya terutama untuk posisi penting di perusahaan bidang tersebut di Bali, sudah melebihi batas kewajaran.

"Tidak hanya mendominasi, para pekerja asing itu sudah melupakan tugas mereka yang seharusnya mentransformasikan ilmu kepada tenaga kerja lokal sebelum kembali ke negara asalnya," kata Ketua Perwakilan Daerah Federasi Serikat Pekerja Pariwisata, Putu Satyawira, di Denpasar, Selasa.

Kondisi tersebut diperparah dengan mudahnya perpanjangan izin kerja bagi para pekerja dari luar negeri. Hal itu akibat tidak adanya sinergi antar pemerintah pusat, provinsi dan daerah dalam masalah perpanjangan kerja pekerja asing itu.

Dia mencontohkan, tenaga kerja asing mendapatkan perpanjangan izin dari pemerintah provinsi, yang tidak diketahui oleh pihak berwenang di daerah tempat pekerja tersebut bekerja.

"Kondisi itu adalah salah satu penyebab hilangnya pendapatan pajak dari tenaga kerja asing, jika dibiarkan maka pemerintah daerah yang akan merugi," ucapnya. (IGT/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026