"Akan dilakukan secara bertahap, dan tentunya akan disesuaikan dengan perkembangan psikologis pelajar di tingkat SMP," kata Plt Kepala BKKBN Sudibyo Alimoeso di Jakarta, Senin.
Sudibyo menjelaskan, banyaknya kekerasan seksual yang terjadi di Tanah Air dan sebagian di antaranya menimpa para remaja yang duduk di bangku sekolah tingkat dasar maupun tingkat menengah, membuat pemerintah merasa perlu menyosialisasikan tentang kesehatan reproduksi.
"Ini adalah langkah preventif dan promotif dari permasalahan kekerasan seksual," tuturnya.
Pada saat ini, kata Sudibyo, BKKBN telah menyosialisasikan mengenai kesehatan reproduksi kepada pelajar di tingkat SMA melaui pusat informasi dan konseling kesehatan reproduksi (PIK-KR).
"Di masa mendatang, kita akan menyosialisasikannya ke tingkat SMP, namun harus di sesuaikan dengan kondisi psikologis dan kebutuhan anak-anak pada usia tersebut," ucapnya. (*/DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026