"Ada keistimewaan tersendiri, proses ritual 'naga buka mata' tahun ini, tampak semakin meriah, karena dalam waktu bersamaan juga diselenggarakan 'Pontianak City Road Race', di kawasan pusat perdagangan Pontianak," kata Buyung Bunardi, di Pontianak, Jumat.
Ia menjelaskan, ada enam replika naga yang melakukan ritual "naga buka mata" yang pertama melakukan ritual tersebut, yakni naga dari Yayasan Pemadam Kebakaran (YPK) Siaga, disusul Panca Bhakti, Budi Pekerti, Katulistiwa, Merdeka, dan dari perkumpulan naga sejahtera yang salah satu anggotanya dari Yayasan Bhakti Suci.
"Saat ini, keenam naga tersebut, ada yang pulang ke YPK masing-masing, dan ada juga yang melakukan kunjungan ke donatur," ujarnya.
Buyung menjelaskan, ritual "naga buka mata" dilakukan oleh seorang suhu yang kerasukan arwah Sun Go Kong (Dewa Kera), yang memberikan tanda merah pada mata replika naga yang berarti mata naga itu telah dibuka dan mempunyai kekuatan atau keajaiban dalam mengusir roh jahat. (*/DWA/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.