"Hal ini berdasarkan informasi dari salah satu TKI asal Karangasem yang sudah lama tinggal di Jepang. Kemudian ditindaklanjuti oleh pihak Koperasi Global Style, Osaka," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karangasem, I Gusti Nyoman Sulang, dalam keterangan pers tertulisnya di Denpasar, Selasa.
Direktur Koperasi Global Style, Emiko Shiraishi, menawarkan proyek kerja sama penyaluran tenaga kerja ke Jepang itu kepada Bupati Karangasem I Wayan Geredeg di Amlapura, Senin (21/1).
Menurut Nyoman Sulang, pihak Osaka akan menempatkan para TKI asal kabupaten paling timur di Pulau Bali itu pada industri otomotif dan perikanan. "Nantinya pemerintah melalui Disnaker ikut mengawasi poin-poin perjanjian, di antaranya menyangkut jam kerja, sistem penggajian, jaminan ketenagakerjaan, keamanan, dan kesehatan," katanya.
Direktur Global Style, Emiko Shiraishi, dalam kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya akan memberikan pelatihan dan menyiapkan tenaga kerja untuk bisa dipekerjakan di berbagai perusahaan di Jepang.
Sementara itu, Bupati Karangasem I Wayan Geredeg menyambut positif tawaran kerja sama tersebut. Sebelumnya, Pemkab Karangasem juga berhasil menjalin kerja sama penyaluran TKI ke Jepang dengan Koperasi Tzukuba yang berkantor pusat di Hibaraki.(M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.