Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kapal yang mengangkut 4 truk tronton, 1 truk besar dan 1 truk kecil itu berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, dini hari pukul 02.30 Wita.
Saat mulai memasuki perairan Gilimanuk, arus deras membuat kapal yang dinahkodai Abu Bakrman ini tidak mampu mendekati dermaga.
Bahkan, arus deras justru menghanyutkan kapal itu, hingga kandas di karang sekitar pukul 03.30 Wita dan tidak bisa bergerak sama sekali.
Kapal Cipta Harapan XII, baru bisa lepas dari karang tersebut sekitar pukul 12.00 Wita saat air pasang.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kami perintahkan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut, sebelum mendapat izin berlayar lagi," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Gilimanuk, Wahyudi Susianto. (GBI/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.