"Umat yang bersembahyang pada perayaan hari raya ini didominasi oleh warga dari Singaraja yang tidak bisa pulang ke kampung halaman," kata Gusti Lanang Rai, penanggung jawab Pura Jagatnatha di Denpasar, Rabu.
Perayaan Pagerwesi bagi masyarakat di Singaraja biasanya disiapkan begitu semarak layaknya Hari Raya Galungan, sehingga banyak yang ingin merayakan di kampung halamannya.
Namun bagi yang tidak bisa pulang, sebagian besar berdatangan ke pura yang terletak di pusat Kota Denpasar itu untuk melakukan persembahyangan memohon keselamatan sekaligus penyucian diri.
"Mereka berdatangan secara bergiliran sejak pagi hari. Namun tidak hanya didominasi oleh warga asal Singaraja saja tetapi juga dari daerah lainnya seperti Karangasem," ucapnya.
Menurut dia, seluruh umat Hindu dari manapun dapat bersembahyang di pura tersebut karena tempat suci itu milik seluruh umat. (IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.