Denpasar (Antara Bali) - Dinas Sosial Provinsi Bali dalam tahun 2010 memperoleh alokasi dana sebesar Rp32 miliar untuk berbagai program menangani masalah sosial dan mengatasi kemiskinan.

"Dana tersebut bersumber dari APBD Bali Rp12 miliar dan kucuran dana pemerintah pusat melalui Departemen Sosial Rp20 miliar," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Anak Agung Gede Anom Wartawan di Denpasar Senin.

Ia mengatakan, keterpaduan dana pemerintah pusat dan provinsi Bali itu diharapkan mampu mengatasi masalah sosial yang muncul di tengah-tengah kehidupan masyarakat serta menanggulangi masalah kemiskinan.

Alokasi dana dari APBD Bali diarahkan untuk menangani 12 jenis kegiatan, termasuk pembangunan rumah untuk masyarakat miskin.

Pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu itu dengan sasaran sebanyak 325 unit.

Rumah yang diharapkan rampung pada triwulan kedua 2010 akan diberikan kepada masyarakat miskin di Kabupaten Buleleng, Bangli dan Klungkung.

Anak Agung Anom menambahkan, demikian pula kucuran dana dari pemerintah pusat diarahkan untuk berbagai program, guna memberdayakan masyarakat, dengan harapan mampu mengatasi masalah sosial.

Selain itu juga diarahkan untuk melakukan latihan keterampilan serta bantuan modal kerja untuk mengembangkan usaha ekonomi produktif, ujar Agung Ano. (*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026