Karanganyar (Antara Bali) - Satu dari tiga terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror di Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jumat, melarikan diri.
        
Salah satu terduga teroris yang melarikan diri dari penyergapan Densus, yakni Bambang Parmanto (44) warga Dukuh Karangasem, RT 02 RW 03 Sroyo, Jaten, Karanganyar.
        
Bambang tersebut dikenal warga sebagai pedagang dan kadang-kadang kerja di bengkel. Tetapi, warga sekitar kaget jika ada polisi mencari Bambang itu.
        
Menurut Parman adik kandung Bambang Parmanto, kakaknya tersebut Jumat pagi masih berada di rumah bersama Murtiah istrinya.
        
Bahkan, Bambang masih mengikuti Shalat Jumat di masjid setempat. Tetapi, dia sehabis shalat sudah tidak ada di rumahnya.
        
"Saya tidak tahu kakak pergi ke mana sehabis Jumatan. Tiba-tiba polisi datang mencari kakak dan mereka menggeledah rumah itu," ucap Parman.
        
Menurut dia, dirinya tidak tahu kegiatan kakaknya tersebut, sehingga keluarganya merasa kaget kedatangan polisi ke rumah Bambang.(*/M038)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026