Vaksinasi massal pertama di Indonesia yang disubsidi oleh pemerintah daerah itu melampaui sasaran dari yang direncanakan hanya 1.500 orang, kata Wakil Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat, Sylvia Harry Purnomo, ketika membuka kegiatan tersebut, Senin.
Terobosan yang dilakukan Bupati Badung Anak Agung Gede Agung itu sangat penting artinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujar Sylvia.
Ia menjelaskan di Indonesia kini terdata 40 kasus baru penyakit serviks di Indonesia setiap harinya. Pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi atas kebijakan Bupati Badung anak Agung Gede Agung untuk mendukung program gerakan nasional peduli dan cegah kanker Serviks.
Bupati Badung, A.A Gde Agung mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak melakukan upaya yang serius menanggulangi penyakit, khususnya penyakit kanker serviks. Pemkab Badung mendukung program vaksinasi kanker serviks gratis melalui anggaran perubahan APBD 2012 sebesar Rp1,7 miliar lebih.
Ketua YKI Badung Nyonya Ratna Gde Agung mengungkapkan, data statistik nasional menunjukkan angka kanker serviks mencapai 100 kasus per 100 ribu penduduk per tahun. (LHS/IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.