Padang (Antara Bali) - Delapan imigran gelap asal Srilanka kabur dari penampungan sementara di Gedung Olahraga dan Kesenian Sikakap, Kabupaten Kepuluan Mentawai, Sumatera Barat.

"Dari 53 imigran gelap asal Srilangka, delapan berhasil kabur ketika berada di penampungan sementara," kata Ketua DPRD Mentawai Hendri Dori Saitako saat dihubungi dari Padang, Minggu.

Menurut dia, kaburnya mereka berdasarkan laporan dari warga dua hari yang lalu dan telah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Kepuluan Mentawai dan Kantor Imigrasi Kota Padang.

"Mereka kabur dengan cara pura-pura membeli sesuatu di salah satu warung yang berada di tempat penampungan, petugas merasa tidak curiga dan membiarkan mereka ke warung itu," katanya.

Menurut Hendri Dori Saitako, kaburnya para imigran ini diduga menggunakan kapal masyarakat selanjutnya menuju Australia. "Warga setempat melihat ada dua kapal diduga membawa imigran asal Srilangka kabur dari tempat penampungan," sebut dia.

Dia menambahkan, imigran gelap Srilangka itu sebelumnya menutup diri dari masyarakat. Mereka menolak pemberian makanan dan minum baik dari masyarakat maupun dari petugas.(*/T007)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026