"Kami belum membuat keputusan apapun mengenai peringatan ke depan, namun di sisi lain saya menganggap ini penting karena kita telah memaknai sepuluh tahun tragedi bom Bali I," kata Perdana Menteri Australia, Julia Gillard saat jumpa wartawan seusai menghadiri peringatan sepuluh tahun bom Bali I di Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jimbaran, Kabupaten Badung, Jumat.
Sebelumnya beredar kabar bahwa peringatan sepuluh tahun bom Bali I pada Jumat (12/10 ) ini merupakan peringatan terakhir yang digelar pemerintah Australia.
Menurut dia, ada tidaknya peringatan di masa depan masih jauh dari keputusan pihaknya namun akan tetap dibicarakan dengan Pemerintah Indonesia.
Namun dia menekankan bahwa hal itu tergantung pada pembicaraan dengan pihak keluarga dan korban selamat karena beberapa di antara mereka memiliki status kepedihan yang berbeda.
"Beberapa di antara mereka memiliki status kepedihan yang berbeda, ada yang menganggap ini akan menjadi terkakhir untuk mendatangi peringatan itu, ada juga yang menganggap ini baru pertama kalinya bisa datang karena selama ini cukup sulit, terlalu perih, dan menyedihkan," katanya.(DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.