Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Rohmad Hadiwijoyo di Nusa Dua, Selasa, mengatakan, tak satu pun atlet Indonesia untuk kelas kadet (13-17 tahun) dan atlet junior (17-20 tahun) mampu berbicara banyak pada kejuaraan tersebut.
Meski atlet-atlet Indonesia gagal unjuk kemampuan pada hari pertama, ajang AJCFC memang lebih ditujukan untuk meningkatkan "jam terbang" atlet tim Merah Putih.
"Setiap prestasi itu membutuhkan persiapan yang panjang. Ini persiapan menuju U-23 di Yogyakarta 2014. Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia U-23. Atlet-atlet dari AJCFC ini yang nanti akan bertarung ke Yogyakarta," katanya. (*/ADT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.