"Dengan jumlah angka yang tertular HIV/AIDS sebanyak 500 orang pada Agustus 2012 peningkatannya cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya yang 350 orang," katanya di Bengkulu, Jumat.
Ia mengatakan meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS merupakan tanggung jawab semua pihak namun ia mempertanyakan program yang telah dilaksanakan KPA. Sekprov berharap dengan angka 500 jiwa yang terinveksi HIV/AIDS tidak akan bertambah lagi justru dapat ditekan.
"Bengkulu akan mendapat berbagai fasilitas dalam memutuskan mata rantai penyebaran HIV/AIDS," katanya.
Hal itu, kata dia, juga akan diiringi peningkatan sosialisasi terhadap sejumlah objek yang dapat menyebarkan virus mematikan itu, seperti PSK dan lainnya. "Sosialisasi jangan sampai putus, dan kami juga mengharapkan adanya keseriusan dari KPA," ujarnya.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.