Denpasar (Antara Bali) - Peroleha devisa dari sektor perikanan Bali mulai cerah dengan adanya peningkatan hingga 8,66 persen menjadi 10,5 juta dolar AS selama Juli 2012, dibandingkan bulan sebelumnya hanya 9,8 juta dolar.

"Bertambah banyak perolehan devisa tersebut terutama dari perdagangan tuna ke luar negeri," kata Kepala  Seksi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali, Putu Bagiada SE di Denpasar Kamis.

Cuaca di laut nampaknya mulai bersahabat sehingga pengusaha berani berproduksi dengan melepas kapal-kapalnya mengarungi samudra dan hasil tangkapannya untuk memenihi permintaan konsumen luar negeri.

Ia mengatakan, tuna segar maupun yang diawetkan yang berhasil dikapalkan selama Juli 2012 mencapai 1.404 ton seharga 8,3 juta dolar bertambah jika dibandingkan bulan sebelumnya hanya 1.106 ton bernilai 7,8 juta dolar.

Hasil ekspor produksi perakanan Bali memiliki peranan 26,30 persen dari seluruh perolehan devisa nonmigas Bali selama Juli 2012 tercatat sebanyak 40,1 juta dolar.

Ia mengatakan, ada sembilan jenis matadagangan sektor perikanan yang memasuki pasar ekspor, hampir semuanya mengalami peningkatan dalam peroleha devisanya berkat kemurahan alam sehingga hasil tangkapannya bertambah banyak.

Cuaca yang mulai membaik di laut hasil tangkapan nelayan bertambah banyak seperti halnya devisa hasil perdagangan ikan hias hidup bertambah 181 persen menjadi 262 ribu dolar Juli 2012 pada hal sebelumnya hanya 83 ribu dolar.(LHS/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026