Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menargetkan laporan keuangan daerahnya pada tahun mendatang dapat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan.

"Selama ini kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan, namn memang masih ditemukan kendala-kendala," katanya pada acara serah terima jabatan Kepala BPK Perwakilan Bali, di Denpasar, Kamis.

Kepala BPK yang lama Tri Heriadi digantikan oleh Efdinal mantan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Gorontalo. Selanjutnya  Tri Heriadi ditugaskan sebagai Kepala Auditoriat VI A BPK RI.

Pastika menyampaikan, pengelolaan aset dan kendala kualitas SDM masih menjadi hambatan dalam upaya meraih opini WTP.

Padahal menurut dia, opini WTP begitu penting karena menjadi salah satu indikator  dalam mewujudkan good governance (kepemerintahan yang baik).

Terkait dengan pergantian pimpinan BPK tersebut, baginya selain untuk penyegaran organisasi juga merupakan upaya untuk tetap menjaga independensi dan integritas dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik, transparan dan akuntabel.(LHS/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026