Tabanan (ANTARA) - Pemkab Tabanan kembali mengukir prestasi dengan menjaga predikat tertinggi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 12 kali berturut-turut sejak 2014.

"Saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat Tabanan atas kerja keras dan sinergi yang terus terjaga," kata Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Selasa.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP secara konsisten ini menunjukkan sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di lingkungan Pemkab Tabanan berjalan dengan baik.

"Pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap LKPD TA 2025 meliputi kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, dan efektivitas sistem pengawasan, " ujar Gede Sanjaya. 

Sementara itu, kendati  kembali meraih predikat terbaik, Sanjaya menegaskan, Pemkab Tabanan tidak boleh berpuas diri.

Segala rekomendasi dan catatan kecil yang diberikan oleh BPK segera ditindaklanjuti demi penyempurnaan kualitas tata kelola keuangan ke depan.

Disamping itu,  pihaknya dan jajaran selalu fokus pada akuntabilitas dan efisiensi serta mempertegas komitmen untuk kesejahteraan masyarakat

Gede Sanjaya menambahkan, untuk kedepannya, Pemkab Tabanan berkomitmen  menyelaraskan opini WTP ini dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di lapangan.

"Dengan diraihnya penghargaan ke-13 kalinya di tahun 2026 ini, Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang paling konsisten dalam menjaga integritas dan profesionalisme tata kelola birokrasi," imbuh Sanjaya.



Pewarta: Pande Yudha
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026